7. Polimer

Setiap hari kita menggunakan produk-produk industri plastik. Tahukah Anda apakah sebenarnya plastik itu? Mengapa plastic mempunyai sifat dapat ditarik? Plastik merupakan salah satu jenis dari polimer. Salah satu contoh polimer adalah nilon–66 (gambar disamping).

Polimer adalah molekul raksasa atau makromolekul. Polimer terbentuk dari gabungan rantai molekul-molekul sederhana (monomer) yang sangat panjang sekali. Reaksi pembentukan polimer dikenal dengan sebutan polimerisasi. Polimer alamiah mencakup protein (seperti sutra, serat otot, dan enzim), polisakarida (pati dan selulosa), karet, dan asam-asam nukleat. Polimer buatan manusia hampir sama aneka ragamnya dengan polimer alam. Produk-produk polimer sehari-hari mencakup kantong plastik pembungkus makanan, lapisan teflon pada penggorengan, sikat rambut, sikat gigi, perekat epoksi, penyekat listrik, wadah plastik, dan lain-lain. Dewasa ini teknologi makromolekul telah menjadi raksasa dalam industri dunia.

Polimer terbagi dalam tiga kelompok umum, yaitu:

a. Elastomer, yaitu polimer dengan sifat-sifat elastik, seperti karet.

b. Serat, yaitu polimer mirip benang, seperti kapas, sutra, atau nilon.

c. Plastik, yaitu polimer yang berupa lembaran tipis, zat padat yang keras, dan dapat dicetak (pipa, mainan anak-anak), atau salutan (cat mobil, pernis).

(sumber BSE)

 

Reaksi pembentukan polimer klik disini

Penggolongan polimer klik disini

Beberapa polimer penting klik disini

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s